Home » » Apa itu Hukum Agraria?

Apa itu Hukum Agraria?


Sebelum membahas apa itu hukum agraria ada baiknya kita harus tau apa itu agraria. Dalam bahasa latin ager berarti tanah atau sebidang tanah kemudian agrarius  berarti perladangan, persawahan, pertanian (Prent K. Adisubrata, J. Poerwadarminta, W.J.S., 1960, Kamus Latin Indoneisa, Yayasan Kasinius, Semarang). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1994, Edisi kedua Cetakan Ketiga, Balai Pustaka, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta) agraria berarti urusan pertanian atau tanah pertanian, juga urusan pemilikan tanah. Di dalam Undang- Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Pokok Agraria (UUPA) tidak dinyatakan secara tegas pengertian Agraria, tetapi dalam penjelasannya pengertian agraria meliputi bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Nah kalau sudah tau apa itu agraria, mari kita bahas mengenai pengertian Hukum Agraria.

Pengertian Hukum Agraria menurut para ahli

.    1.   Menurut Subekti/Tjitroedibjo, 1969

Hukum Agraria adalah “ keseluruhan dari pada ketentuan – ketentuan hukum, baik Hukum Perdata , maupun Hukum Tata Negara (Staatsrecht) maupun pula Hukum Tata Usaha Negara (administratif recht) yang mengatur hubungan – hubungan antar orang termasuk badan hukum, dengan bumi, air dan ruang angkasa dalam keseluruhan wilayah Negara dan mengatur pula wewenang – wewenang yang bersumber pada hubungan – hubungan tersebut



     2.  Menurut Gowgioksiong (Sudargo Gautama)


Beliau memberikan isi yang lebih luas pada pengertian “ Hukum Agraria” dari pada Hukum Tanah, tetapi dalam artian yang lain dari pada yang kita maksudkan. Dikatakannya:
“…hukum agraria memberi lebih banyak keleluasaan untuk mencakup pula didalamnya berbagai hal yang mempunyai hubungan pula dengan, tetapi tidak melulu mengenai tanah. Misalnya persoalan tentang jaminan tanah untuk hutang, seperti ikatan kredit (crediet verband), atau ikatan panen (oogstverband), “zekerheidsstelling”, sewa menyewa antar golongan, pemberian izin untuk peralihan hak-hak atas tanah dan barang tetap dan sebagainya, lebih mudah di cakupkan pada istilah pertama (yaitu Hukum Agraria dari pada istilah kedua (Hukum Tanah)”

      3.   Menurut E. Utrecht

“ Hukum Agraria dan Hukum Tanah menjadi bagian hukum tata usaha negara, yang menguji perhubungan-perhubungan hukum istimewa yang diadakan akan memungkinkan para pejabat yang bertugas mengurus soal-soal tentang agrarian , melakukan tugas mereka itu”.



      4. Menurut S.J. Fockema Andreae


Hukum Agraria sebagai keseluruhan peratuan-peraturan hukum mengenai usaha dan tanah pertanian, tersebar dalqm berbagai bidang Hukum (Hukum Perdata, Hukum Pemerintahan) yang di sajikan sebagai salah satu kesatuan untuk keperluan studi tertentu

      5.  Menurut J. Valkhoff

Hukum Agraria bukan semua ketentuan hukum yang berhubungn dengan pertanian, melainkan hanya yang mengatur lembaga-lembaga hukum mengenai penguasaan tanah .

Jadi bisa disimpulkan bahwa hukum agraria adalah hukum yang fokusnya mengatur tentang bumi (tanah) tetapi dalam aspek yuridis yaitu pengaturan mengenai hak-hak atas tanah dengan seseorang atau badan hukum yang nanti penguasaannya di bagi menjadi dua, yakni penguasaan fisik dan penguasaan yuridis.


 Sekian informasi yang dapat kami berikan sahabat daun, mampir terus ya…
Thanks for reading Apa itu Hukum Agraria?

« Previous
« Prev Post
Oldest

0 comments:

Post a Comment